James dari CORTIS Mengaky Anggota BTS Ini yang Menjadi Alasan Ia Bergabung dengan HYBE
Sebagai boy group ketiga BigHir Music setelah BTS dan TXT, CORTIS dengan cepat menjadi pusat perhatian media sejak awal debut mereka. Selain muncul sebagai grup pendatang baru yang sangat menjanjikan dengan fondasi debut yang kuat, mereka juga memikul ekspektasi besar karena dianggap sebagai penerus yang layak dari imperium yang dibangun oleh para senior mereka.
Sebagai junior langsung di bawah agensi yang sama, tidak mengherankan jika CORTIS secara konsisten mengungkapkan kekaguman dan rasa hormat yang mendalam kepada senior mereka, BTS. Dalam berbagai wawancara sejak debut, para anggota kerap menyebut BTS sebagai panutan mereka, bahkan beberapa di antaranya mengungkapkan bahwa BTS adalah inspirasi utama yang mendorong mereka untuk mengejar impian menjadi idola dan bergabung dengan BigHit Music.
Leader CORTIS, Martin, berulang kali menekankan pengaruh RM terhadap perjalanan karier mereka, dengan mengatakan, "Aku sangat dipengaruhi oleh leader BTS, RM sunbaenim. Suatu hari, RM sunbaenim berkata kepadaku, 'Ketika para anggota kelelahan, tugas seorang leader adalah membantu untuk mengembalikan semangat mereka.' Kata-kata itu saya simpan di benakku sejak saat itu. Aku juga tidak bisa melupakan sesuatu yang pernah ia katakan dalam sebuah wawancara yang kebetulan aku tonton: 'Posisi leader hanyalah tempat gang paling jauh di ujung piala. Tanpa [kerjasama] tim, kesuksesan tidak akan pernah bisa diraih.'"
Serupa dengan Martin, James—salah satu vokalis dan penari andalan grup—juga mengungkapkan bahwa seorang anggota BTS memainkan peran penting dalam membimbingnya hingga ia menjadi James dari CORTIS dari BigHit Music seperti sekarang. Sosok tersebut tidak lain adalah Jimin.
James tidak menyembunyikan kekagumannya terhadap vokalis utama BTS tersebut. Dalam sebuah wawancara dengan W Korea, ia secara terbuka menyatakan bahwa Jimin adalah figur yang membentuk arah perjalanan kariernya. Ia mengenang momen ketika dirinya terinspirasi oleh Jimin: "Saat pertama kali saya menonton panggung 'Serendipity' milik Jimin sunbaenim dari BTS, rasanya seperti mimpi untuk menjadi seorang idola membuncah dengan sangat jelas dalam diri saya."
Momen tersebut kemudian menjadi kekuatan pendorong yang mengubah pola pikir James dan membawanya pada keputusan untuk mengikuti audisi di HYBE. Bagi James, Jimin bukan sekadar seorang idola dan panutan yang profesional—ia adalah sosok yang menanamkan benih-benih mimpi sekaligus menjadi sumber motivasi yang memberinya keberanian untuk keluar dari zona nyaman dan menantang dirinya sendiri di lingkungan K-pop yang sangat kompetitif.
Tidak berlebihan apabila dikatakan bahwa tanpa inspirasi dari Jimin dan penampilan tersebut, sosok James dari CORTIS mungkin tidak akan pernah ada hingga hari ini.
Idola kelahiran tahun 2000-an tersebut juga membagikan sebuah kisah menarik lainnya. Ia mengatakan, "Sebenarnya, ibu saya adalah penggemar BTS—terutama Jimin (tertawa). Jadi ketika saya bergabung dengan label ini dan pertama kali melihat beliau secara langsung, rasanya seperti tidak nyata. Benar-benar luar biasa."
Pengakuan yang jujur sekaligus mengundang tawa ini semakin menghangatkan hati para ARMY, yang kemudian membanjiri talenta muda tersebut dengan dukungan dan kasih sayang yang lebih besar.
Melalui kisah James dan Martin, dapat terlihat dengan jelas berapa besar pengaruh BTS terhadap generasi muda, khususnya generasi baru para idola. Para penggemar di berbagai platform media sosial tidak dapat menyembunyikan antusiasme mereka atas hubungan senior-junior yang mengharukan ini, sembari mengungkapkan rasa bangga yang mendalam terhadap Jimin dan BTS.
Reaksi ARMY:
1. BTS adalah idola bagi pada idola. Sangat bangga dengan apa yang telah BTS kita lakukan untuk dunia ini.
2. Sekali lagi, seni dari seorang Park Jimin terus menginspirasi para idola. Saya sangat mencintai melihat artis saya menjadi sumber inspirasi dan teladan yang luar biasa. Selalu merasa bangga pada Jimin—sang "idola dari pada idola" yang sesungguhnya.
3. Sebagai seseorang yang mengenal Jimin melalui "Serendipity," saya selalu merasa bahagia setiap kali melihat para artis terinspirasi oleh lagu tersebut.
4. Jimin berdiri sebagai "idola dari para idola" sejati, sebuah gelar yang ia peroleh dengan sepenuhnya melalui bakat yang tiada banding, seni pertunjukan yang memukau, serta pengaruhnya yang begitu luas. Dalam setiap penampilan, ia menempatkan standar keunggulan, menginspirasi bukan hanya jutaan penggemar, tetapi juga tak terhitung banyaknya sesama para artis yang mengagumi dan meneladaninya. Kehadirannya begitu memikat, karya seninya bersifat abadi, dan dampaknya yang tak terbantahkan—menjadikannya definisi sejati dari seorang idola.
5. Saya hanya mengikuti BTS dan CORTIS di Weverse—itulah seberapa luar biasa mereka secara keseluruhan. Hati saya benar-benar tersentuh.
6. Ini adalah pertama kalinya saya melihat sebuah grup K-pop yang berulang kali menunjukkan apresiasi yang begitu tulus kepada BTS.
7. James yang terinspirasi oleh penampilan "Serendipity" Jimin adalah hal yang paling manis yang pernah ada.
8. Seperti ibu, seperti anak—ibunya James yang merupakan penggemar Jimin adalah detail yang paling menggemaskan, haha.




Comments
Post a Comment