Aktris Go Min-si Disorot Setelah Memilih antara BTS dan NewJeans; ARMY Imbau Publik Untuk Tidak Terpancing Provokasi
Mengungkapkan rasa suka atau kekaguman terhadap sesama selebritas secara terbuka sejak lama dianggap sebagai gestur budaya yang positif, karena mencerminkan adanya hubungan serta rasa saling menghormati dalam industri hiburan. Namun, karena dunia hiburan sarat dengan sorotan publik, satu pernyataan saja kerap dapat ditafsirkan secara beragam dan sering kali memicu kontroversi yang sebenarnya tidak perlu. Oleh sebab itu, sebagian besar selebritas cenderung sangat berhati-hati ketika menyebut figur terkenal lainnya dalam sebuah wawancara.
Meski demikian, ada kalanya selebritas menurunkan kewaspadaan mereka, semata-mata karena meyakini bahwa menyukai satu pihak tidak berarti merendahkan pihak lainnya. Sayangnya, kontroversi hampir tidak pernah menghindari figur publik. Aktris Sweet Home Go Min-si, baru-baru ini mendapati dirinya terseret secara tidak diinginkan ke dalam polemik yang tidak berdasar, yang semata-mata dipicu oleh jawaban polos mengenai preferensi pribadinya dalam ranah K-pop.
Insiden ini bermula ketika sebuah klip wawancara Go Min-si secara tak terduga menjadi viral di platform X dan meraih lebih dari lima juta penayangan. Dalam video tersebut, sang aktris diminta untuk memilih antara dua grup K-pop papan atas: BTS dan NewJeans. Tanpa ragu, ia memilih NewJeans, dengan tampak ceria, tulus, serta bahagia. Ia pun melontarkan berbagai pujian kepada girl group ADOR tersebut setelah setempat bertemu langsung dengan mereka.
Seiring klip tersebut menyebar luas di media sosial, gelombang hujatan keras pun membanjiri akun Instagram pribadi Go Min-si. Ribuan komentar bernada jahat bermunculan, banyak di antaranya berasal dari akun yang menampilkan foto profil atau simbol yang diasosiasikan dengan BTS. Hal ini dengan cepat membentuk opini publik yang mengkritik ARMY—fandom BTS—sebagai tidak sopan, tidak beradab, dan terlalu agresif karena menyerang seorang aktris hanya karena ia memilih NewJeans dibanding BTS.
Namun, ketika kontroversi semakin memanas, ARMY yang memiliki pemikiran jernih segera menyadari sejumlah kejanggalan. Faktanya, klip viral tersebut sama sekali bukan video baru. Klip itu berasal dari wawancara Go Min-si dengan DAZED Korea pada tahun 2023—hampir dua tahun yang lalu.
Munculnya kembali video berusia dua tahun tepat ketika BTS tengah bersiap untuk comeback melalui album studio kelima mereka menimbulkan pertanyaan serius mengenai motif pengunggahnya. Terlebih lagi, sebuah komentar yang ditinggalkan oleh pengunggah asli berbunyi, "Sayangnya, semua orang benar mengenai reaksi ARMY terhadap video ini," yang merupakan pernyataan bias dan secara sengaja membingkai ARMY sebagai pihak yang pasti bersikap berlawanan dan menyerang Go Min-si. Hal ini secara luas dipandang sebagai upaya yang disengaja untuk memicu perang antar fandom.
Bukan rahasia lagi bahwa ketegangan telah lama ada antara sebagian penggemar NewJeans dan penggemar BTS. Perkembangan terbaru terkait perselisihan antara HYBE dan NewJeans, ditambah dengan comeback BTS yang semakin dekat, semakin memperkeruh situasi yang sebelumnya telah memanas. Dalam konteks ini, pengunggahan ulang cuplikan wawancara lama terlihat sebagai langkah yang diperhitungkan untuk semakin menyulut permusuhan antara kedua fandom.
Para penggemar juga menyoroti bahwa mustahil rasanya untuk memastikan secara pasti bahwa seluruh akun yang menyerang Go Min-si benar-benar milik ARMY. Dalam kontroversi daring berskala besar, sering kali muncul pihak-pihak yang menyamar guna memperkeruh suasana, mencoreng reputasi fandom besar seperti ARMY, serta memperdalam perpecahan dalam komunitas penggemar K-pop.
Sebagai respons, banyak ARMY yang dengan tegas memperingatkan sesama penggemar agar tidak terseret dalam situasi tersebut. Mereka menekankan bahwa kontroversi ini hanyalah upaya untuk memicu serangan terhadap sang aktris, memperbesar permusuhan antara penggemar BTS dan NewJeans, serta mengalihkan perhatian ARMY dari hal yang benar-benar penting, yakni comeback BTS yang akan datang. Fandom tersebut mengimbau agar penggemar tetap fokus mendukung BTS menjelang comeback mereka, alih-alih membiarkan kontroversi sampingan merusak citra para artis maupun fandom itu sendiri.
Komentar ARMY:
1. 20 Maret 2026. BTS bakalan comeback. Semua orang juga tau ini. Jangan pusing-pusing lah untuk mikirin hal-hal beginian.
2. Comeback BTS—comeback abad ini—bakal berlangsung pada 20 Maret 2026. Album baru dan tur. Pastiin untuk melakukan pre-order dan tabung duit kalian. Hal ini tuh nggak relevan untuk kita.
3. Ini dari tahun 2023. Kalian tuh jahat banget karena ngungkit-ngungkit lagi, padahal kalian sendiri juga udah tau kalo dia bakal kena hujatan. Please, jangan tertipu sama postingan provokatif semacam ini.
4. Nge-upload video yang—perlu dicatat—udah berusia bertahun-tahun, lalu sama-sama berharap di kolom komentar biar ARMY peduli, padahal nggak sama sekali. Dan kita nggak seharusnya berpikir kalo kita selalu jadi pusat perhatian?
5. Inilah yang dilakukan penggemar K-pop di saat lagi nggak punya hal-hal baik—mengungkit video lama untuk menuduh kita yang nyebarin kebencian. Selalu memposisikan diri sebagai korban dan ngejadiin kita sebagai penjahat.
6. ARMY udah disebut-sebut di semua repost-an, tapi aku ngga ngeliat satu pun ada di sini. Kalo menurutku sih, mereka semua tuh punya gangguan mental.
7. Klip ini udah dari bertahun-tahun lalu, dan jelas dipake lagi untuk ngebikin drama. Please, tolong jangan kegocek sama umpan kayak begini.
8. Suka sama suatu grup nggak berarti ngebenci grup lainnya. Orang-orang dengan sengaja memelintir situasi ini untuk memprovokasi perang antar fandom, dan kita nggak seharusnya ngasih reaksi yang mereka inginkan.
9. Guys, please, jangan sampe kepancing sama hal yang udah jelas itu adalah umpan. Tetep fokus ngedukung cowok-cowok kita dan abaikan kebisingan.
10. Perlu diingat: Ini adalah wawancara dua tahun lalu. Waktu postingan ini tau-tau viral, jadi patut dicurigai. Jangan tanggepin ujaran kebencian—cukup laporin akun-akun bermasalah dan terus streaming untuk album mendatang.




Comments
Post a Comment