Oh Se-hoon: "BTS sebagai 'Kembalinya Sang Raja'... Akan Kami Jadikan Sebagai Perayaan Berskala Nasional"

 Artikel asli: The Fact


"Sebuah peluang yang harus dimanfaatkan oleh Seoul"




Pada pagi hari tanggal 4, Pemerintah Metropolitan Seoul menyelenggarakan "Rapat Evaluasi Isu Terkini Terkait Acara Comeback BTS" yang dipimpin oleh Wali Kota Oh Se-hoon, guna meninjau persiapan serta langkah-langkah pengamanan untuk acara comeback lengkap BTS yang dijadwalkan akan berlangsung di Lapangan Gwanghwamun. 

Dalam sambutan pembukaannya, Wali Kota Oh menyampaikan, "Tampaknya seluruh rakyat telah menantikan momen ini. Kembalinya sang raja sudah semakin dekat," seraya menambahkan, "Acara comeback BTS yang kembali sebagai grup lengkap setelah menyelesaikan kewajiban militer merupakan sesuatu yang benar-benar dibutuhkan oleh Seoul dan patut disyukuri."

Ia menegaskan bahwa acara tersebut akan diselenggarakan di Gwanghwamun, salah satu lokasi paling simbolis di Seoul, merupakan sebuah peluang yang wajib dimanfaatkan secara optimal oleh kota ini."

Selanjutnya, ia mengemukakan contoh dari masa lalu, yakni kompetisi seluncur salju yang diselenggarakan di Lapangan Gwanghwamun pada tahun 2009. Wali Kota Oh mengenang, "Pada saat itu, Seoul meningkatkan anggaran promosi hingga sepuluh kali lipat untuk mempromosikan kota secara global. Sebagai bagian dari upaya tersebut, fasilitas lompat ski dan seluncur salju dipasang di Lapangan Gwanghwamun. Selama tiga hari, ada sekitar 300.000 orang menghadiri acara tersebut, dan kegiatan itu disiarkan ke 15 negara melalui media internasional utama."

Ia menambahkan, "Pada waktu itu, terdapat banyak kritik terhadap penyelenggaraan acara tersebut di depan Istana Gyeongbokgung dan Patung Raja Sejong. Namun, Seoul berada dalam situasi mendesak untuk bertransformasi menjadi kota budaya dan 'fun city (kota yang menyenangkan).'"

Mengacu pada pengalaman tersebut, ia menegaskan, "Kembalinya BTS sebagai grup lengkap merupakan sesuatu yang benar-benar kita perlukan, dan hal ini layak dikembangkan menjadi sebuah perayaan nasional."




Wali Kota Oh juga memberikan apresiasi tinggi terhadap kontribusi BTS terhadap pariwisata Seoul. Ia menyatakan, "Sejak tahun 2017 hingga masa wajib militer mereka pada tahun 2023, BTS berperan sebagai duta pariwisata kehormatan Seoul dan tampil dalam berbagai materi promosi. Mereka merupakan aset berharga yang berperan secara menentukan dalam membangun 'fun city Seoul' seperti saat ini, yang mendekati 20 juga pengunjung per tahun."

Ia melanjutkan, "Seoul akan menyambut BTS dengan hangat serta harus memberikan perhatian khusus terhadap penyelesaian persoalan keselamatan dan dan meminimalkan ketidaknyamanan bagi warga." Ia juga menambahkan, "Seiring datangnya musim semi pada tanggal 21 Maret, banyak warga yang akan mengunjungi Lapangan Gwanghwamun dengan harapan yang tinggi. Oleh karena itu, mohon dilakukan persiapan secara menyeluruh agar semua pihak dapat menikmati festival yang menyenangkan dalam lingkungan yang aman dan nyaman."

Ia juga menekankan, "Untuk meminimalkan kemacetan lalu lintas dan ketidaknyaman bagi pejalan kaki, kita harus bekerja sama secara efektif dengan Badan Kepolisian Nasional sejak dini demi menjamin keberhasilan acara ini," serta mengimbau para kepala departemen dan biro terkait untuk melakukan inspeksi lapangan secara menyeluruh sebelumnya.

Wali Kota Oh menutup pernyataannya dengan mengatakan "Saya berharap bahwa berbagai tugas yang dibahas hari ini dapat membantu menjadikan acara di tanggal 21 Maret sebagai perayaan yang benar-benar menyenangkan dari sudut pandang masyarakat, serta menjadi momentum bermakna yang turut mendukung masa depan BTS."

Sementara itu, untuk mengantisipasi kehadiran massa dalam jumlah besar, Pemerintah Metropolitan Seoul telah menyiapkan langkah-langkah komprehensif terkait keselamatan dan lalu lintas. Langkah-langkah tersebut meliputi pencegahan kepadatan di titik-titik utama seperti Lapangan Gwanghwamun dan dan Seoul Plaza; pemantauan melalui kamera pengawas (CCTV) dan data perkotaan secara real-time; serta penyediaan tenaga medis dan petugas darurat. Selain itu, kebijakan lalu lintas seperti pengaturan perjalanan kereta bahwa tanah secara langsung, pengalihan rute bus akibat penutupan jalan, serta penyediaan panduan dalam multibahasa bagi wisatawan asing juga akan diterapkan. 


Comments

Popular posts from this blog

Nicole Kim, Penerjemah BTS, Kembali ke Big Hit Music dengan Jabatan Bergengsi

ARMY menemukan alasan yang sebenarnya mengapa hidung Jungkook belakangan ini disangka hasil operasi plastik

James dari CORTIS Mengaky Anggota BTS Ini yang Menjadi Alasan Ia Bergabung dengan HYBE