HYBE Melaporkan Lonjakan Pendapatan di Kuartal Pertama 2026 yang Didorong oleh Kembalinya BTS
Menurut Organisasi Pariwisata Korea, jumlah wisatawan asing ke Korea Selatan pada bulan Maret mencapai 2.046.000 orang, mencatatkan peningkatan sebesar 26,7% dibandingkan tahun sebelumnya. Angka ini juga 30% lebih tinggi jika dibandingkan dengan bulan yang sama pada tahun 2019, sebelum masa pandemi. Berdasarkan negara, Tiongkok menempati posisi pertama dengan 500.000 pengunjung, disusul oleh Jepang, Taiwan, dan Amerika Serikat.
Para ahli menganalisis bahwa pertumbuhan yang kuat ini didorong oleh arus masuk besar-besaran penggemar global yang melakukan perjalanan ke Korea untuk menghadiri konser yang menandai kembalinya BTS.
Sementara itu, Hana Card memperkirakan bahwa 30.000 turis asing yang menghadiri tiga konser BTS di Goyang pada awal April saja. Hal ini menghasilkan pengeluaran domestik hingga 55,5 miliar won (sekitar Rp 656.974.035.000) di berbagai sektor seperti penerbangan, akomodasi, makan, dan belanja. Transaksi-transaksi menggunakan kartu di kawasan komersial dekat lokasi konser melonjak lebih dari 800% dibandingkan minggu sebelumnya, dengan total pengeluaran naik hingga 231%.
Angka-angka ini baru sebagian kecil dari gambaran besar yang menunjukkan peran BTS sebagai "penggerak ekonomi." Tentu saja, agensi mereka, HYBE, menjadi pihak yang paling diuntungkan, seperti yang terlihat dalam laporan keuangan kuartal I 2026 yang baru saja dirilis.
Menurut laporan dari Chosun Biz pada 29 April 2026, HYBE mencatatkan pendapatan konsolidasi sebesar 698,3 miliar won (sekitar Rp 8.253.900.000) selama periode Januari hingga Maret. Ini merupakan kenaikan sekitar 40% dibandingkan di periode yang sama tahun lalu (500,6 miliar won / Rp 5.908.000.000.000). Pencapaian ini menjadi kinerja di kuartal pertama tertinggi hingga tahun 2026, padahal biasanya kuartal pertama dianggap sebagai musim yang sepi bagi industri musik.
Chosun Biz mencatat bahwa rekor kuartal 1 ini terutama didorong oleh aktivitas artis, termasuk perilisan musik, konser dan iklan, yang sebagian besar digerakkan oleh kembalinya BTS secara penuh dengan album kelima mereka, ARIRANG, pada pertengahan Maret.
Album ARIRANG terjual 1 juta kopi hanya dalam waktu 10 menit setelah dirilis, dan mecapai 3,98 juta kopi di hari pertama saja. Ini menjadi penjualan di hari pertama tertinggi untuk album mana pun di tahun 2026. Menurut data Luminate, album ini juga terjual 208.000 unit di minggu pertama di AS, mencetak rekor baru untuk penjualan album gruo sejak pelacakan dimulai tahun 1991. Album ini debut di posisi No. 1 Billboard 200 dan bertahan selama tiga minggu berturut-turut—pertama kalinya bagi grup Korea. Lagu utamanya, "SWIM," juga debut di posisi No. 1 Billboard Hot 100, menjadi lagu ketujuh BTS yang memuncaki tangga lagu tersebut, sementara seluruh 13 lagu di album itu masuk ke tangga lagu secara bersamaan.
BTS juga memulai tur dunia ARIRANG pada 9 April di Stadion Goyang, Korea Selatan. Tur ini diperkirakan akan mencakup 85 konser berskala stadion. Menurut Chosun Biz, tingginya permintaan untuk merchandise tur dan penjualan tiket awal untuk anggota fan club berkontribusi besar pada pertumbuhan pendapatan HYBE di kuartal 1.
Pendapatan dari partisipasi tidak langsung (seperti merchandise, lisensi, konten, dan biaya keanggotaan fan club) naik 66% dibandingkan dengan tahun lalu menjadi 294,7 miliar won (sekitar Rp 3.490.000.000.000). Pendapata dari merchandise dan lisensi naik menjadi 29%, sementara pendapatan terkait fan club melonjak sebesar 69% selama periode comeback dan tur BTS.
Statistik ini segera menyebar di komunitas penggemar online. Netizen merasa kagum dengan dampak besar BTS di tengah isu stagnasi K-pop. Sementara itu, ARMY mengungkapkan rasa bangga atas pengaruh BTS terhadap pertumbuhan HYBE. menegaskan bahwa kesuksesan global perusahaan tersebut sangat bergantung pada grup ini.
Komentar ARMY:
1. HYBE adalah BTS. Nggak akan ada HYBE tanpa mereka. Tolong untuk selalu mengingatnya!
2. Gedung itu masih berdiri kokoh dan sukses secara global karena BTS yang membangunnya, jadi kita udah nggak kaget.
3. Jelas dong. Seperti kata mereka, "came back for what's theirs (datang lagi untuk mengambil apa yang memang menjadi milik mereka)"
4. Ya, kita tahu kenapa pendapatan mereka lebih tinggi dari sebelumnya, tapi mereka-mereka tuh masih aja gak tau terima kasih kepada tujuh orang yang menghasilkan semua uang itu. Say bicara apa adanya. Terserah lah kalau mau protes.
5. Gila ya, kontribusi BTS ke pendapatan di kuartal pertama HYBE mungkin sekitar 40%, melampaui kuartal pertama 2025, sementara media-media Korea dan akun-akun K-pop malah sibuk bahas kerugian operasional, padahal itu wajar karena salah satu alasannya adalah Bang Si-hyuk ngasih bonus besar untuk karyawan-karyawannya.
6. Seneng banget ngeliatnya tiap kali fans K-pop lain bikin kkebohongan untuk membenci BTS, tapi faktanya langsung muncul seketika.
7. Nah, inilah alasannya kalau ada orang di Twitter bilang album mereka gagal, JANGAN DIGUBRIS! Fakta kesuksesan ARIRANG nggak bakal berubah cuma karena opini para haters.
8. Fans K-pop, camkan ini: "hasil kuartal pertama tertinggi sepanjang sejarah, padahal bisanya ini merupakan musim sepi di industri musik."




Comments
Post a Comment