RM Menjadi Emosional Saat Mengungkapkan Bagaimana BTS Msmaksa AMAs Mengubag Cara Untuk Memperlakukan Mereka Setelah Sembilan Tahun

 


RM dan BTS kembali ke Stadion Allegiant sebagai bagian dari tur dunia mereka, melanjutkan rangkaian konser yang seluruh tiketnya terjual habis. Grup tersebut menggelar pertunjukan pertama mereka di Las Vegas pada hari Kamis dan menutup rangkaian konser dengan satu pertunjukan terakhir pada hari Jumat (waktu setempat). Atmosphere di sekitar konser tetap berlangsung luar biasa meriah, dengan puluhan ribu ARMY memenuhi stadion setiap malamnya. 

Yang membuat situasi ini menarik adalag karena American Music Awards (AMAs) berlangsung di tengah jadwal konser BTS di Las Vegas kali ini—ajang penghargaan yang menjadi saksi sejarah ketika grup tersebut memborong tiga penghargaan besar/utama, termasuk penghargaan bergengsi Artist of the Year. Secara alami, kemenangan BTS di AMAs segera menjadi salah satu topik terhangat di dunia maya, dan para anggota tidak pernah lupa untuk membawa kebahagiaan tersebut ke atas panggung untuk dibagikan kepada penggemar mereka. 

Sejak pembukaan konser, Jimin langsung membuat seluruh stadion bergemuruh ketika ia berkata, "Kami memiliki sesuatu untuk dirayakan. ARMY kami mendapatkan penghargaan. Kita berhasil melakukannya. Kami ingin mengembalikan semuanya kepada kalian," merujuk pada kemenangan mereka di AMAs, sementara para penggemar bersorak tanpa henti. 




Di akhir pertunjukan, saat berbincang dengan para penggemar, RM kembali mengungkit hal tersebut dengan penuh antusias seraya berteriak, "2026, cinta dari American Music Awards diberikan kepada... ARMY!!!! " sementara Jimin segera menambahkan, "Selamat!" Namun, hal yang lebih menarik perhatian adalah kisah du balik layar yang diungkapkan RM untuk pertama kalinya. Kisah tersebut memperlihatkan perbedaan yang luar biasa dalam cara pihak AMAs memperlakukan BTS saat penampilan pertama mereka dibandingkan dengan kunjungan terbaru mereka. 

Menurut RM, pada tahun 2017, ketika BTS masih dianggap sebagai "pendatang baru" di pasar Amerika Serikat, grup tersebut tidak menerima banyak perhatian yang layak dari pihak penyelenggara. 

"Teman-teman, malam ini sungguh indah, dan kita sedang menciptakan sejarah bersama. Aku merasakan emosi yang sangat aneh karena hal ini mengingatkanku pada tahun 2017—sembilan tahun lalu, ketika kami pertama kali menghadiri AMAs. Kami benar-benar tidak memiliki ruangan, jadi kami harus merapikan riasan di lorong. Setiap kali para bintang lewat, kami seperti berkata, 'Oh, halo, maaf,'" kenang RM sambil tersenyum dengan campuran rasa haru. 




Namun, semuanya berubah sepenuhnya ketika BTS kembali pada tahun 2026.

"Tetapi tadi malam, kami menggunakan ruangan terbesar di balik perubahan drastis tersebut:

"Dan kamu tahu itu semua karena kalian," sebelum secara langsung mengucapkan terima kasih kepada ARMY yang selalu mendampingi grup tersebut selama bertahun-tahun. 




Momen tersebut dengan cepat menyebar di media sosial. Banyak penggemar merasa bahwa kisah RM dengan sempurna mencerminkan perjalanan luar biasa BTS di pasar Amerika Serikat: dari "grup lorong" hingga menjadi Artist of the Year sambil menempati ruangan terbesar di salah satu dari tiga ajang penghargaan musik paling bergengsi di Amerika Serikat. Mereka bukan lagi pihak luar—mereka telah menjadi sosok yang memimpin industri. Ini bukan sekadar kisah tentang ruang ganti atau perlakuan di balik panggung, melainkan bukti perubahan status BTS dalam industri musik global. 

Dan transformasi tersebut tidak terjadi dalam semalam. BTS membutuhkan sembilan tahun untuk memperoleh penghormatan penuh dari industri musik Amerika. Sekali lagi, BTS menunjukkan betapa besar mereka menghargai kebersamaan ARMY sepanjang karier mereka, sekaligus memperkuat ikatan antara grup dan para penggemar. 

Setelah pengakuan tulus dari RM tersebut, banyak ARMY juga membagikan reaksi emosional mereka. 


Reaksi ARMY:

1. Ada sesuatu dari suara Namjoon yang terasa sangat tulus setiap kali ia berbicara dari hati, dan itu selalu membuatku meneteskan air mata. 

2. Wah, perbedaan cara mereka diperlakukan dulu dibandingkan sekarang sangat mencolok. Inilah makna sebenarnya dari, "Got ARMY right behind us when we say so." (Kami memiliki dukungan penuh dari ARMY saat kami membutuhkannya / ARMY selalu siap mendukung kamu kapan pun kamu menyerukannya). 

3. Aku menangis karena meskipun mereka sudah sangat terkenal, mereka masih mengingat momen-momen sederhana yang menyakitkan itu. Aku tahu sekarang mereka sudah jauh lebih besar, tetapi setiap kali mereka semakin sukses, aku selalu teringat akan masa lalu mereka. Semua itu membuat mereka lebih kuat, tetapi mereka juga sangat menderita akibat diskriminasi. Aku sungguh bangga kepada mereka—air mataku sampai jatuh. 

4. Aku menitikkan air mata ketika mendengar ia mengatakan hal ini secara langsung. Aku sangat bangga kepada mereka. Mereka telah menempuh perjalanan yang sangat panjang. 

5. Aku sangat bahagia. Aku sampai menangis. Mereka telah melalui begitu banyak hal dan hanya pantas mendapatkan yang terbaik. 

6. Hal yang meretakkan sekaligus menyembuhkan hatiku di saat yang bersamaan adalah bagaimana Namjoon tidak pernah mengambil pujian atas kesuksesan bersejarah mereka. Mereka berubah dari orang-orang yang membungkuk meminta maaf di lorong yang sempit dan kini menjadi pemilik ruangan terbesar di AMAs, tetapi naluri pertamanya tetap menoleh kepada kita dan seraya berkata, "Semua ini berkat kalian." ARMY mungkin memberikan BTS sebuah ruangan, tetapi BTS memberikan kita rumah. Kita adalah keluarga selamanya. 

7. Dari melakukan persiapan di lorong dan terdorong oleh siapa pun yang lewat hingga diberi ruangan terbesar dan menjadi penampilan yang paling dinantikan malam itu—aku akan selamanya bangga kepada mereka. 

8. Berganti pakaian di lorong—sungguh gila bahwa hal yang sama yang mereka alami di Korea saat pertama kali debut juga terjadi kepada mereka di Amerika Serikat ketika memulai karier di sana. 

9. Mereka mengatakan bahwa orang yang tidak mengenal masa lalunya tidak akan mampu memaksimalkan masa kini dan masa depannya, dan Bangtan tidak pernah melupakan hal itu. Semua kesulitan-kesulitan tersebut membentuk mereka menjadi legenda seperti sekarang. Aku sangat bangga kepada mereka, terutama Namjoon, dan aku merasa beruntung dapat menyaksikan pertumbuhan mereka. 

10. Ini membuatku meneteskan air mata. Kalian bertujuh pantas mendapatkan seluruh cinta, kebahagiaan, dan dukungan di dunia ini—bahkan lebih dari itu. 

11. Mendengar Namjoon mengenang hari-hari tersulit mereka lalu langsung mengaitkan pertumbuhan mereka dengan ARMY membuktikan bahwa ikatan mereka tidak pernah terlupakan. BTS tidak pernah membiarkan industri mengubah jati diri mereka. Mereka telah menaklukkan Hollywood, tetapi hati mereka tetap berada di tempat awal semuanya dimulai—bersama ARMY. Aku tidak pernah sebangga ini berjalan bersama mereka. 

Comments

Popular posts from this blog

Nicole Kim, Penerjemah BTS, Kembali ke Big Hit Music dengan Jabatan Bergengsi

Media Korea melaporkan keuntungan besar yang dihasilkan untuk Korea Selatan oleh penampilan BTS di Gwanghwamun

ARMY menemukan alasan yang sebenarnya mengapa hidung Jungkook belakangan ini disangka hasil operasi plastik