Jungkook spill member BTS yang paling modis, alasannya masuk akal banget

 


Ketujuh member BTS sekarang didapuk menjadi global brand ambassador untuk rumah moee raksasa dunia kayak Dior, Louis Vuitton, Bottega Veneta, Calvin Klein, Valentino, Gucci, dan Celine. Salah satu alasan mengapa grup ini menjadi pilihan yang sangat menarik bagi merek-merek tersebut adalah karena popularitas global serta basis penggemar mereka yang masif dan loyal—sebuah jalur ideal untuk menggaet pelanggan sekaligus membangun citra merek.

Namun, faktor yang paling penting adalah karena merek-merek tersebut memprioritaskan sosok yang bisa sepenuhnya mempresentasikan identitas, semangat, dan filosofi mereka. Setiap member BTS memiliki ciri khas fesyen yang berbeda-beda, dan masing-masing menjadi ikon yang sempurna dalam dunia gaya mereka sendiri. Keberagaman inilah—di mana setiap member unggul dengan caranya sendiri—yang membuat perbandingan di antara mereka menjadi kurang adil.




Meski begitu, orang dalam seperti Jungkook berhasil menjawab pertanyaan tentang siapa member yang paling modis dengan cerdas dan santai dala sesi wawancara berjudul "The Best Things in K-pop." Dalam wawancara itu, ia memilih J-Hope sebagai pilihan utamanya dan memberikan alasan yang sangat meyakinkan. Tidak hanya ARMY yang mengangguk setuju, tetapi member lainnya pun kemungkinan besar akan sepajat dengan pilihan sang maknae.

Alasan pertama yang diberikan Jungkook adalah, di antara semua member, lemari pakaian J-Hope berisi paling banyak pakaian yang benar-benar cocok untuknya. Ia menambahkan bahwa J-Hope "terlihat sangat keren saat memakainya." 

Genius Korea bahkan pernah menobatkan J-Hope sebagai "The Beast K-pop Fashion in 2025," yang semakin memperkuat pernyataan Jungkook. Saat menggambarkan gaya J-Hope, genius Korea menulis, "Lewat lagu 'Killin' It Girl' tahun ini, J-Hope membuktikan bahwa dia tidak hanya jago menaklukkan beat lagu dengan mudah, tetapi juga jago dalam urusan fesyen. Ia membawa kesan tajam pada video klip lagu tersebt yang bernuansa hitam-putih dengan pakaian yang necis. Gaya grunge dan biker yang ia bawakan terasa sangat autentik, ditambah dengan perpaduan merek-merek avant-grade kelas atas seperti DSQUARED2 dan Ann Demeulemeest."



Alasan kedua Jungkook memilih J-Hope adalah karena dia membawa barang-barang bawaan yang paling banyak saat grup sedang berpergian. Ia menjelaskan bahwa rapper BTS tersebut "sangatlah detail" saat berkemas, dan memilih pakaian yang sesuah dengan gayanya secara keseluruhan dengan sangat hati-hati.

Beberapa contoh nyata yang mendukung poin yang disampaikan Jungkook. J-Hope dikenal sering "menyulap bandara menjadi runway fesyen" dengan selalu menampilkan pakaian yang sangat terkoordinasi. Ia pernah terlihat mengenakan blazer hitam dengan celana panjang hitam, lalu membuat penampilannya semakin menonjol dengan syal Louis Vuitton x Yayoi Kusama yang cerah, tas LV x Nigo, dan sepatu roda berwarna kontras (color-blocked sneakers). Ada juga momen-momej di mana ia memilih pakaian yang berukuran besar (oversized), warna-warna berani, dan motif yang mencolok, lalu menambahkan aksesoris seperti bucket hat, syal, dan kacamata hitam.




Transformasi fesyen J-Hope tidak hanya sebatas di bandara, tetapi juga merambah ke acara-acara besar dan penampilan di atas panggung. Di Paris Fashion Week 2023, ia menghadiri peragaan busana Louis Vuitton dengan pakaian bermotif kamuflase yang cerah (ungu, marun, dan hitam), dipadukan dengan kemeja dengan kancing berbahan sutra, celana kamo yang senada, dan sepatu olahraga marun yang tebal. Namun, pada koleksi LV Fall/Winter 2025, ia memilih jaket denim yang dipadukan dengan celana kargo berpotongan lebar dan bucket hat—gaya yang mengingatkan kita pada era "Mic Drop" BTS.




Baru-baru ini, saat menghadiri peragaan busana Louis Vuitton Men's Spring/Summer 2027 di Paris Fashion Week pada 23 Juni 2026, J-Hope mengenakan setelan jas wol garis-garis berwarna biru muda yang dipadukan dengan kemeja putih dan dasi bermotif kulit ular. Ia melengkapi penampilannya dengan kacamata modis dan tas Louis Vuitton Speedy yang menampilkan kanvas monogram biru tua klasik khas merek tersebut, namun ditata ulang dengan perpaduan stiker warna-warni, grafis yang seru, dan ilustrasi kartun yang unik. Alih-alih memilih sepatu pantofel formal, J-Hope lebih memilih sepasang sepatu kets kanvas biru muda yang senada dan palet warna pakaiannya, memberikan kesan muda dan santai pada penampilannya.




Tur dunia solonya juga berubah menjadi ajang pamer busana yang sesungguhnya, menonjolkan pendekatan J-Hope yang sangat teliti dalam menata gaya. Di satu momen, kalian bisa melihatnya tampil menggemaskan dengan pakaian dengan tema (boyfriend-style), dan di penampilan berikutnya, dia akan berubah menjadi bintang rap yang garang dengan aura yang sama sekali berbeda.




J-Hope memiliki selera fesyen yang cerdas dan kreatif. Ia tahu bagaimana cara memadukan pakaian dengan cara yang masuk akal, serta menggunakan aksesori untuk menciptakan poin penting yang mencolok. Ini juga menjelaskan mengapa ia menghabiskan begitu banyak waktu untuk berkemas dan mengapa lemari pakaiannya memiliki identitas personal yang sangat kuat.

Saat Louis Vuitton menunjuk J-Hope sebagai duta merek mereka, rumah mode tersebut menyatakan, "Kerap dikaitkan dengan istilah 'Hobicore', J-Hope memadukan gaya jalanan (street style) dari mendiang Virgil Abloh dengan estetika khas 'kidcore' yang sangat cocok dengan arah baru Pharrell Williams."

Sampai di titik ini, tidak bisa dipungkiri lagi kesimpulannya bahwa J-Hope memang merupakan member BTS yang paling terdepan dalam urudsn fesyen!










Comments

Popular posts from this blog

Nicole Kim, Penerjemah BTS, Kembali ke Big Hit Music dengan Jabatan Bergengsi

Media Korea melaporkan keuntungan besar yang dihasilkan untuk Korea Selatan oleh penampilan BTS di Gwanghwamun

ARMY menemukan alasan yang sebenarnya mengapa hidung Jungkook belakangan ini disangka hasil operasi plastik