Para member BTS memilih lagu yang paling mewakili jati diri mereka sepanjang karier
Selama lebih dari satu dekade berkarier, BTS telah merilis ratusan lagu dari berbagai genre, mulai dari hip-hop, R&B, pop, ballad, hingga EDM. Selain dikenal lewat penampilan panggung mereka yang luar biasa, BTS juga menjadi salah satu grup K-Pop yang terlibat langsung dalam proses penulisan lagu, produksi musik, serta penyusunan konsep di setiap album yang mereka rilis.
Dengan kata lain, setiap lagu yang mereka ciptakan tentu merupakan karya yang sangat berarti bagi mereka dan dibuat dengan penuh semangat. Oleh karena itu, memilih hanya satu lagu yang paling mewakili diri mereka jelas bukanlah hal yang mudah. Namun, dalam sebuah wawancara dengan majala Esquire, ketika diminta memilih lagu BTS yang paling menggambarkan diri mereka sepanjang perjalanan bermusik, ketujuh member akhirnya memberikan pilihan mssing-masing beserta alasannya.
Leader BTS, RM, memilih "Life Goes On." Meski tidak ingin mengungkapkan terlalu banyak tentang lagu tersebut saat wawancara, ia mengatakan bahwa lagu itu yang paling mewakili dirinya karena berbicara tentang "kehidupan dan manusia." Sebagai seseorang yang sering menuangkan makna-makna kehidupan dan nilai-nilai kemanusiaan, RM merasa bahwa "Life Goes On" merangkum cara pandangnya terhadap dunia.
Sementara itu, Jin memilih "Spring Day," salah satu lagu BTS yang paling dicintai penggemar. Ia mengakui bahwa dirinya sering mengenang masa lalu, dan perasaan itu tergambar dengan sangat baik dalam "Spring Day." Jin juga mengatakan bahwa dirinya memiliki sisi yang "manis dan melankolis," sama seperti suasana emosional yang dibawa lagu tersebut.
Suga membuat pilihan yang cukup berbeda dengan memilih "Fire." Alasannya bukan hanya karena ia menyukai lagu itu, tetapi juga karena keterlibatannya yang sangat besar dalam proses pembuatannya. Bersama RM, Suga ikut menulis lirik sekaligus memproduksi "Fire." Ia juga membawakan bagian pembuka dan penutup yang ikonik, yaitu "λΆνμ€λ₯΄λ€ (bultaoreune) / it's on fire / semangat yang membara" dan "μ©μν΄μ€κ² (yongseohaejulge) / I'll forgive you / aku memaafkanmu." Menurut Suga, tidak banyak lagi BTS yang memberikannya peran yang besar itu, sehingga "Fire" memiliki tempat yang sangat spesial di hatinya
Bagi J-Hope, pilihannya jatuh kepada "Mic Drop," sesuatu yang tidak terlalu mengejutkan. Ia menjelaskan bahwa dirinya sudah menekuni street dance sejak kecil, sehingga penampilan hip-hop dalam lagu tersebut sangat mencerminkan dirinya. Selain itu, J-Hope juga mengatakan bahwa liriki "Mic Drop" menyampaikan pesan yang memang ingin diungkapkan seluruh member pada saat itu, sehingga lagu tersebut menjadi semakin bermakna baginya.
Jimin menjadi satu-satunya member yang tidak bisa memilih hanya satu lagu. Ia memilih "Young Forever" dan "Answer: Love Myself." Menurutnya, kedua lagu tersebut menggambarkan harapan terbesar dalam hidupnya, yaitu terus bernyanyi bersama para member dan tampil di depan para penggemar selama mungkin. Bukan hanya sekadar impian, keinginan itu juga menjadi motivasi yang membuatnya terus berusaha untuk memberikan penampilan yang terbaik di atas panggung.
Sementara itu, V memilih lagu "Dynamite." Ia mengatakan bahwa konsep keseluruhan lagu beserta nuansa retro yang ceria sangat mencerminkan kepribadiannya. V juga mengungkapkan bahwa ia sangat menyukai pakaian bergaya vintage yang dikenakan dalam video musik "Dynamite" dan merasa gaya tersebut sangat cocok dengannya. Selain itu, karena koreografi "Dynamite" relatif lebih mudah jika dibandingkan dengan banyak lagu BTS lainnya, sehingga V merasa bisa lebih santai menikmati penampilan dan menari dengan lebih bebas di atas panggung.
Terakhir, Jungkook memilih "We Are Bulletproof: The Eternal." Member termuda BTS itu mengakui bahwa lagu-lagu Solonya mungkin terlihat paling mencerminkan kepribadiannya. Namun, menurutnya, lagu inilah yang benar-benar "mewakili semuanya." Ia menjelaskan bahwa semua yang ia katakan, pikirkan, dan lakukan selama ini tumbuh bersama para member di sisinya. "Semua ini bisa terjadi berkat para member," ungkap Jungkook, dan lagu tersebut menjadi simbol dari perasaan itu.
Meski setiap member memilih lagu yang berbeda, ada satu kesamaan dari semua jawaban mereka, yaitu semuanya lahir dari pengalaman pribadi dan perasaan yang tulus. Ada yang melihat dirinya ada di dalam kenangan masa lalu, ada yang merasa paling terwakili oleh energi yang membara, ada yang mengungkapkan keinginannya untuk terus berdiri di atas panggung, dan ada pula yang memilih lagu yang menggambarkan ikatan mendalam dengan sesama member. Pilihan mereka sekali lagi menunjukkan bahwa musik BTS bukan sekadar kumpulan lagu yang sukses mendunia, tetapi juga menjadi semacam buku harian yang merekam perjalanan, pertumbuhan, dan jati diri setiap anggotanya selama bertahun-tahun.




Comments
Post a Comment