Seorang Pengguna yang Mengaku Sebagai Ibu Jungkook Picu Kemaraahan Publik, Penggemar Desak Tindakan Hukum

 


BTS saat ini merupakan grup K-pop terbesar di dunia, dan pengaruh ketujuh anggotanya telah melampaui ranah musik, menjadikan mereka ikon budaya berskala global. Meskipun identitas para anggotanya secara alami dikenal luas oleh publik karena status mereka sebagai selebritas, anggota keluarga mereka—meskipun bukan bagian dari industri hiburan—juga tak terelakkan menjadi objek perhatian dan rasa ingin tahu masyarakat.




Selama rasa ingin tahun tersebut tetap menghormati batasan dan terbatas pada penyampaian kekaguman serta dukungan bagi keluarga para idola, hal itu bukan merupakan masalah yang besar. Namun demikian, ada individu yang tidak bertanggung jawab yang memanfaatkan rasa ingin tahu inidengan menyamar tidak hanya sebagai para artis itu sendiri, tetapi juga sebagai kerabat mereka untuk berbagai kepentingan. Yang lebih memprihatinkan, skema penyamaran semacam ini menjadi kian berani dan canggih.

Baru-baru ini, sebuah insiden serupa memicu kemarahan di seluruh komunitas penggemar setelah seorang pengguna platform Threads secara terang-terangan mengaku sebagai ibu dari Jungkook. Individu tersebut bahkan menggunakan gambar hasil rekayasa buatan (AI) dan mengunggah pernyataan palsu dalam upaya untuk memperdaya para penggemar.

Secara khusus, akun Threads dengan nama pengguna jongchoiyeon menggunakan foto profil yang menampilkan gambar hasil manipulasi antara Jungkook dan seorang wanita, sehingga merekayasa tampilan seolah-olah akun tersebut milik anggota keluarga kandung. Yang lebih mengejutkan, akun tersebut membagikan pesan sebagai berikut: "Terima kasih telah menjadi penggemar putra saya, Jungkook. Saya Choi Jong-yeon, ibu sekaligus manajer Jungkook. Saya menyampaikan pesan ini atas namanya. Saat ini ada banyak sekali penipu yang menyamar sebagai Jungkook untuk meminta uang kepada para penggemar. Jungkook tidak akan pernah meminta uang kepada siapa pun, maupun meminta pembayaran untuk kartu keanggotaan. Ia juga tidak menggunakan aplikasi Signal. Tolong jangan tertipu oleh halaman-halaman palsu itu. Akun resmi Jungkook memiliki tanda centang biru. Terima kasih."

Yang membuat banyak orang semakin terkejut adalah bagian akhir dari unggahan tersebut. Pengguna itu mengajak para penggemar untuk meninggalkan komentar, mengirimkan pesan langsung (DM), bahkan mengklaim bahwa siapa pun yang ingin berbicara dengan Jungkoo harus menghubungi dirinya. "Jika kalian adalah penggemar sejati, silakan tinggalkan komentar di bawah ini atau kirimkan pesan dukungan melalui pesan pribadi. Jika kalian ingin berinteraksi dengan Jungkook, silakan kirimkan pesan kepada saya. Jangan tertipu oleh penipuan murahan seperti itu."




Jika dilihat lebih jauh, akun tersebut dipenuhi dengan gambar-gambar hasil AI yang menampilkan Jungkook bersama banyak wanita dengan berbagai usia dan penampilan. Salah satu gambar bahkan memperlihatkan bintang BTS itu sedang makan bersama seorang pria dan wanita, sehingga tampak seolah-olah mereka adalah orang tua kandungnya.




Walaupun sebagian besar penggemar langsung menyadari bahwa gambar-gambar tersebut palsu, ternyata cukup banyak orang yang benar-benar tertipu. Beberapa pengguna bahkan meninggalkan komentar berterima kasih kepada wanita tersebut karena telah melahirkan Jungkook, yang menunjukkan bahwa mereka benar-benar percaya bahwa ia adalah ibu kandung sang penyanyi.

Sebenarnya, ini bukan pertama kalinya keluarga anggota  BTS dipalsukan identitasnya di media sosial. Di berbagai platform, ada banyak akun yang menggunakan nama pengguna serupa, mencuri foto asli, atau memakai gambar buatan AI untuk berpura-pura menjadi orang tua maupun saudara para bintang K-pop.

Keluarga Jimin juga pernah mengalami kejadian serupa hingga berkembang menjadi masalah serius. Ayah Jimin menemukan beberapa akun Instagra yang berhasil mengumpulkan banyak pengikut dengan mengaku sebagai akun resmi adik laki-laki Jimin, Park Jihyun. Para pelaku tidak hanya mencuri identitasnya, tetapi juga menggunakan foto orang lain agar akun tersebut terlihat meyakinkan. Mereka bahkan menyebarkan informasi palsu, termasuk rumor bahwa Jihyun memiliki pacar atau bekerja di perusahaan tertentu.




Setelah insiden terbaru yang melibatkan Jungkook ini, para ARMY semakin marah terhadap tindakan oknum-oknum tersebut. Banyak penggemar menilai bahwa tindakan ini bukan sekadar tidak etis, tetapi juga berpotensi melanggar hukum dan dapat berujung pada tuntutan hukum.

Karena itu, para penggemar telah melaporkan akun tersebut ke Threads dan mengirimkan informasi kepada HYBE agar perusahaan mengambil tindakan yang sesuai. Mereka mengingatkan sesama penggemar agar tidak berinteraksi dengan akun-akun seperti itu, serta menegaskan bahwa orang tua Jungkook—begitu pua sebagian besar anggota keluarga BTS lainnya—tidak menggunakan media sosial.

Hingga kini, para penggemar masih membahas kejadian tersebut dan banyak yang mengungkapkan kemarahannya di dunia maya.


Komentar ARMY:

✪ Bagaimana mungkin ada orang yang mengaku sebagai ibunya?

✪ Jungkook seharusnya bisa menuntut orang seperti ini.

✪ Hal ini sungguh tidak masuk akal... Mereka seharusnya tidak mengganggu keluarganya.

✪ Ini sangat menggelikan karena rekayasa AI-nya terlihat begitu jelas. 

✪ Memang selalu ada banyak unggahan AI tentang Jungkook.

✪ Aku hampir sempat tertipu oleh beberapa akun seperti ini.

✪ Aku sering melihat hal seperti ini di Instagram Reels. Ini sudah sangat keterlaluan.

✪ Langsung laporkan saja ke HYBE.Jangan ditanggapi, teman-teman.

✪ Orang-orang yang kayak mereka tuh sebenernya apa sih yang mereka mau? Capernya gak banget deh seriusan. Tapi ya jujur aja sih. Pesannya tuh bagus, ngingetin orang-orang biar gak ketipu, gak terperdaya. Tapi caranya dia yang ngaku-ngaku ibunya Jungkook itu beneran suatu kesalahan besar. Tapi ya tetap aja harus di laporin ke HYBE sih.

✪ Bahkan setelah terbongkar dan viral, masih banyak orang yang tertipu dan percaya. Serius... Yang lebih tidak masuk akal lagi, mereka sudah diperingkatkan, tapi tetap bersikeras. Mereka bilang, "Itu benar-benar akun ibunya Jungkook," sambil menunjukkan foto-foto AI yang diunggah di akun Threads itu.Tolonglah... Sekarang udah tahun 2026. Kok masih ada yang tidak bisa membedakan mana AI dan mana yang asli? Dan jujur saja, kalau kalian paham bahasa Korea, tulisan di akun itu sangat jelas terlihat seperti hasil Google Translate atau Gemini AI. WKWKWK.








Comments

Popular posts from this blog

Media Korea melaporkan keuntungan besar yang dihasilkan untuk Korea Selatan oleh penampilan BTS di Gwanghwamun

James dari CORTIS Mengaky Anggota BTS Ini yang Menjadi Alasan Ia Bergabung dengan HYBE

Compose Coffee memicu reaksi besar setelah mengungkap jumlah bayaran untuk V sebagai duta merek global